Berita

1 2 3 11

Ketua MPR Kunjungi Kampung Inggris

Kunjungan tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatannya selama 12 hari berada di Jawa Timur.

Ketua MPR Kunjungi Kampung Inggris

kampung inggris

Kapung Inggris, Pare Kediri Ketua MPR, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan safari ke sejumlah daerah di Jawa Timur selama 12 hari.

Dalam blusukan maratonnya tersebut, Zulhasan, sapaan akrabnya, menyempatkan diri menyambangi Kampung Inggris di Pare, Kabupaten Kediri.

Kehadiran Zulkifli di Kampung Inggris disambut langsung pendiri Kampung Inggris Pare, Kalend Osen.

Melalui pria yang telah sepuh tersebut, kini Kampung Inggris Pare berkembang menjadi salah satu pusat pembelajaran Bahasa Inggris berbasis lingkungan.

Menurutnya, bahasa adalah jendela untuk bersaing di era globalisasi dan pasar bebas.

Ia percaya, melalui pembelajaran intensif, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bisa unggul dari tenaga kerja asing.

“Sekarang saatnya dengan menguasai bahasa asing, anak-anak muda Indonesia bersaing dengan tenaga kerja luar negeri.

Jadi tuan di negeri sendiri dan berani bersaing di negeri orang,” kata Zulhasan dalam keterangan tertulis, Senin (23/4/2018).

Bangsa Indonesia, lanjut Zulhasan, pernah punya sosok Agus Salim yang menguasai lebih dari 10 bahasa.

Dia juga mengaku hormat dan mengapresiasi inovasi Kalend. Menurutnya inovasi ini memberi manfaat untuk banyak orang.

“Semoga dari Pare Kediri ini lahir Agus Salim Agus Salim baru yang harumkan nama Indonesia.

Saya banyak dengar di media dan media sosial tentang kampung inggris ini. Alhamdulillah sekarang baru kesampaian bisa ke sini langsung. Ini inovasi sederhana tapi hebat,” ungkapnya.

Sementara itu, bagi Kalend yang mempelopori kursus Bahasa Inggris di Pare menuturkan, pembelajaran bahasa asing tersebut dilakukan sangat intensif.

Ini yang jadi kunci keberhasilan Pare dalam urusan pembejaran bahasa tersebut.

“Semua di lingkungan Pare sini harus berbahasa Inggris.

Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi,” kata Kalend.

Sumber : Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sambangi Kampung Inggris,
Editor: Adi Suhendi

 

Tempat Kursus Bahasa Inggris Pertama

Tempat Kursus Bahasa Inggris Pertama

Pada 15 Juni 1977 di desa setempat, Pak Kalend mendirikan lembaga kursus dengan nama Basic English Course (BEC) dengan enam siswa pada kelas perdana. Para siswa tersebut terus dibina dan dididik tidak hanya kemampuan bahasa inggris, namun juga ilmu agama serta kecakapan akhlak.

Pada awal berdiri, fasilitas yang dimiliki sangat terbatas, karena hanya berlokasi di teras masjid yang diperuntukkan untuk anak-anak desa yang kurang menguasai bahasa Inggris. Selanjutnya, pelajaran dilokasikan di rumah-rumah hingga akhirnya sampai ia memiliki gedung sendiri.

Begitulah perjuangan Pak Kalend yang konsisten dan pantang menyerah hingga mengantarkan BEC menjadi begitu terkenal dan lulusannya diakui kualitasnya. Hal inilah yang mengundang banyak pendatang dari seantero nusantara untuk belajar bahasa Inggris disana. Sampai-sampai, tidak ada tempat lagi di BEC untuk menampung para calon murid tersebut.

Dari sinilah mulai berkembang beberapa lembaga kursus baru untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Beberapa lulusan BEC tetap mengajar di sana dan beberapa yang lain mendirikan lembaga kursus sendiri. Lembaga kursus yang didirikan pun semakin bervariasi dari segi waktu, spesialisasi program, metode, serta biayanya.

Basic English Course (BEC) milik Pak Kalen, yang merupakan tempat kursus pertama di Kampung Inggris ini,sudah berdiri megah dan sebagaian bangunannya bertingkat bagaikan komplek. Di tempat ini, selain difungsikan sebagai tempat kursus, juga sekaligus sebagai tempat tinggal, lengkap dengan tempat parkir yang ditata rapi.

Tidak semua lulusan BEC memilih untuk mengajar dan mendirikan kursus sendiri. Ada juga yang buka warung, jualan bakso, dagang soto, membuka tempat fotokopi, dan usaha lainnya. Istimewanya, mereka semua lancar berbahasa Inggris. Mungkin dari sinilah asal ungkapan “Bahkan tukang bakso sampai tukang soto pun bisa berbahasa Inggris di Pare”.

Harapan Pak Kalend untuk semua pihak, baik pemilik lembaga kursus, masyarakat setempat, dan aparat desa, sama-sama dapat memelihara bagaimana caranya Kampung Inggris ini dapat tetap dipertahankan. Salah satunya supaya para pemilik kursus berusaha tidak mengecewakan konsumen, dan kemudian memberikan pelayanan yang baik serta dukungan dari masyarakat setempat

Kenapa Ucapan “Selamat” Dalam Bahasa Inggris Berbeda-Beda?

Kenapa Ucapan “Selamat” Dalam Bahasa Inggris Berbeda-Beda?

“Ucapan memberi “Selamat” dalam bahasa inggris berbeda-beda seperti Good Morning, Happy Newyear , Happy holiday, Merry Christmas dan lainnya, apakah bisa diganti Merry Christmas menjadi Good Christmas? kalau tidak mengapa?”

Pertanyaan tersebut sangat bagus. Mungkin sebagian dari sahabat ada yang menyadari bahwa ada perbedaan dalam mengucapkan selamat di dalam bahasa Inggris, misalnya dari contoh di atas ada beberapa ucapan selamat seperti “happy holiday” (selamat liburan), “Merry Chistmast” (Selamat natal) atau juga “good morning” (selamat pagi) dan bisa juga saya tambahkan ucapan selamat jika ada keberhasilan, misalnya “congratulation”

Di artikel yang lain saya menjelaskan konsep kolokasi dalam suatu bahasa. Kolokasi adalah penggabungan kata yang hanya bisa dilakukan antara satu kata dengan hanya kata tertentu saja. Untuk pembahasan lebih lengkap tentang kolokasi, sahabat bisa buka artikelnya di sini.

Saya beri contoh kolokasi di dalam bahasa Indonesia seperti “dokter hewan” (padahal bisa saja menggunakan dokter binatang), “taman kanak-kanak” (padahal bisa saja menggunakan taman anak-anak) atau “lampu mati” (mengapa tidak “lampu tewas” atau “lampu meninggal” padahal maknanya sama.), namun ketika kita menggantinya justru akan aneh, misalnya mengucapkan “dokter binatang” bukan “dokter hewan”. Begitu pula dengan ucapan “Merry Christmas” akan aneh jika diucapkan “Good Christmas”. Secara umum “merry”, hanya berpasangan dengan “Christmas” sedangkan “happy” biasanya lebih umum digunakan, misalnya “happy holiday” atau “happy newyear”.

Khusus untuk Christmas, orang-orang di Inggris masih banyak yang mengucapkan “Happy Christmas” bahkan di “Harry Potter” juga menggunakan “Happy Christmas”, sedangkan di Amerika lebih populer “Merry Christmas”. Seiring berjalannya waktu, orang-orang Inggris juga banyak yang menggunakan “Merry Christmas”, mungkin pengaruh dari novel Charles Dickens dalam novelnya yang berjudul “A Christmas Carol”, di mana istilah “Merry Christmast” sering digunakan.

Di bawah ini contoh ucapan selamat di dalam bahasa Inggris.

No. Ucapan Arti
1. Happy New Year Selamat Tahun Baru
2. Happy Birth Day Selamat ulang tahun
3. Congratulation! Selamat!
4. Happy engagement day! Selamat bertunangan!
5. Have a nice day Semoga harimu menyenangkan!
6. Merry Christmas! Selamat Natal!
7. Good morning Selamat pagi
8. Good afternoon Selamat sore
9. Sleep tight Tidur nyenyak
10. Sleep well Tidur nyenyak

Hal yang perlu diperhatikan adalah ada empat jenis ucapan selamat dari contoh-contoh di atas, yaitu (1) ucapan selamat hanya sebagai sapaan/ hanya untuk menyapa, misalnya “good morning” dan “good afternoon” (2) ucapan selamat karena keberhasilan melakukan sesuatu, kita menggunakan “congratulation”, kita juga bisa menggunakan “felicitations!” Atau “Kudos!”. Sahabat bisa baca lebih lengkap kata lain selain “congratulation” artikel di sini. Dan ke (3) ucapan selamat karena adanya suatu perayaan seperti ulang tahun, tahun baru dan sejenisnya, misalnya “Happy New Year” “Happy Birth Day” dan ke (4) adalah ucapan selamat terhadap aktivitas tertentu yang akan dilakukan, misalnya “Have a nice day” dan “have a great vacation”, dan sejenisnya.

 

1 2 3 11
KLINIK PRO SPEAKING