Berita

Transportasi Kampung Inggris

Berikut ini informasi sebelum datang ke Kampung Inggris

Penting Bagi Kalian Tahu Sebelum Datang ke Kampung Inggris.

Travel-kampung-inggris-bus
Apa kalian pernah denger kata Kampung Inggris ? Atau kalian lagi berencana ke Kampung Inggris?

Bagi kalian yang masih belum memahami, Kampung Inggris sendiri yaitu sebuah kata yang merujuk pada sebuah desa yang bernama Tulungrejo, kecamatan Pare Kediri, Jawa Timur.

Kampung Inggris ini sudah dikenal luas di Indonesia bahkan manca negara, bukan karena banyak bule atau warga  negara asing yang berada di sana, melainkan di desa ini banyak berdiri kursus-kursus ataupun pelatihan yang jumlahnya ratusan tentang Bahasa Inggris.

Jadi bagi kalian yg ingin belajar bahasa inggris, tidak ada salahnya mencoba mengunjungi Kampung Inggris.

Tetapi, akses menuju wilayah pare ini sendiri bukanlah sebuah rute yang biasa dilewati jenis rute bus.

Untuk bisa ke Kampung Inggris, kalian harus melalui beberapa terminal di antaranya, terminal kediri, terminal jombang, ataupun terminal surabaya.

Dan kali ini kami  akan membagikan informasi seputar bus apa saja yang bisa anda tumpangi untuk bisa  menuju terminal tadi asal berbagai kota yang terdapat di pulau jawa, diantaranya:

Terminal kediri Asal Jabodetabek
bus: rosalia indah , pahala kencana, lorena, harapan jaya
kelas: bisnis rs, patas, eksekutif
harga tiket: Rp 200.000 – Rp.300.000

Dari Bandung
bus: pahala kencana, kramat jati
kelas: eksekutif
harga tiket: Rp. 200.000

Berasal Pekalongan, Semarang, Boyolali

bus: rosalia latif
kelas: patas ac
harga tiket : Rp. 150.000

Asal Purwokerto, Kebumen, Yogyakarta, Solo

bus: rosalia latif
kelas: patas ac
harga tiket : Rp.150.000

Dari lampung, merak

bus: rosalia indah
kelas: patas ac
harga tiket : Rp. 400.000

Berasal sumatera

bus: als, family raya ceria, san
kelas: patas ac
harga tiket : Rp.350.000 – Rp.500.000

Asal bali

bus: gunung harta, restu mulya, setiawan
kelas: eksekutif
harga tiket : Rp. 200.000,-

Sehabis sampai pada terminal Kediri, anda memilih 2 pilihan Untuk Menuju Kampung Inggris :

menggunakan angkutan umum  (Angkot) P yang mempunyai trayek Menuju Kampung Inggris.
berganti bus yang menuju Malang ataupun bus tujuan Pare.

Terminal jombang
Asal ponorogo
bus: Jaya, Aneka Jaya
kelas: Ekonomi
harga Tiket : Rp. 35.000

Dari Magelang, Yogya, Solo, Madiun, Nganjuk
bus: eka, mira, asal kencono
kelas: ekonomi, patas ac
harga tiket : Rp.50.000 – Rp.120.000

Sesudah anda datang di terminal Jombang, anda mampu berganti bus menuju pare dengan menggunkan PO mirip asa Jaya, Surya Indah , ataupun Rukun Jaya. Setelahnya, turun di perempatan Tulungrejo dan  kemudian lanjut naik becak pribadi menuju Kampung Inggris.

Terminal Surabaya
Asal Semarang, Suci, Lasem, Rembang

Bus: Indonesia, Sinar Berdikari
kelas: ekonomi, patas
harga tiket : Rp. 150.000 – Rp .210.000

Asal Pasuruan
bus: terdapat
kelas: ekonomi
harga tiket: Rp.20.000,-

Dari Banyuwangi, Jember, Probolinggo
bus: Akas Asri, Mila Sejahtera
kelas: ekonomi
harga tiket : Rp. 50.000 – Rp. 100.000

Setibanya anda di terminal surabaya, anda bisa berganti bus  patas Rukun Jaya yang melalui Pare, atau memakai bus AC tarif bawah mirip PO Pangeran.

kedua bus tersebut, nantinya akan turun di perempatan Tulungrejo, setiba disana anda bisa  memakai jasa transportasi Becak.

Nb: harga diatas mampu berubah sewaktu-ketika tanpa terdapat pemberitahuan sebelumnya.

Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris Kampung Inggris

Awal Berdirinya Kampung Inggris

Tulungrejo, Suasana di Kampung Inggris Pare tidak bisa disamakan dengan kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Awal Mula Berdirinya Kampung Inggris

kampung inggris interpeace

Di Desa Pelem dan Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur saat ini tersebar ratusan lembaga kursus Bahasa Asing.

Di antaranya yang paling dominan adalah lembaga kursus Bahasa Inggris. Lalu, bagaimana awal mula terbentuknya komplek itu?

Dari penelusuran yang dilakukan. pemicu awal terbentuknya komunitas tersebut ternyata amat sederhana dan merupakan hasil kerja keras yang dilakukan oleh satu orang saja, yaitu seseorang yang bernama Kalend Osen.

Kalend Osen yang ditemui di rumahnya, Jalan Anyelir, Singgahan, Pelem, Pare, menuturkan dengan singkat perjalanan kariernya hingga tercipta maha karya yang spektakuler ini.

Pria kelahiran 4 Pebruari 1945 ini tampak sederhana namun begitu bersahaja. Bermula pada tahun 1976 silam, Kalend Osen adalah seorang santri asal Kutai Kartanegara yang tengah menimba ilmu di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Menginjak kelas lima, dia terpaksa meninggalkan bangku sekolah karena tidak kuat menanggung biaya pendidikan. Bahkan, keinginannya pulang kembali ke kampungnya gagal karena tiada biaya.

Dalam situasinya yang sulit itu seorang temannya memberitahukan adanya seorang ustaz yang bernama KH Ahmad Yazid di Pare yang menguasai delapan bahasa asing.

Kalen muda kemudian berniat berguru dengan harapan minimal dapat menguasai satu atau dua Bahasa Asing darinya.

Ia lalu mulai tinggal dan belajar di Pesantren Darul Falah, Desa Singgahan, milik Ustaz Yazid.

Dalam sebuah kesempatan, datang dua orang tamu mahasiswa dari IAIN Sunan Ampel, Surabaya.

Kedatangan dua mahasiswa itu untuk belajar bahasa Inggris kepada Ustaz Yazid sebagai persiapannya menghadapi ujian negara yang akan dihelat dua pekan lagi di kampusnya.

Kebetulan saat itu Ustaz Yazid tengah bepergian ke Majalengka dalam suatu urusan sehingga kedua mahasiswa itu hanya ditemui oleh Ibu Nyai Ustaz Yazid.

Entah dengan alasan apa, oleh Nyai Ustaz Yazid, kedua mahasiswa itu diarahkan untuk belajar kepada Kalend yang baru saja nyantri.

“Waktu itu saya sedang menyapu masjid dan dua mahasiwa itu menghampiri saya,” kenang Kalend mengingat masa lalunya.

Dua mahasiswa itu kemudian menyodorkan beberapa lembaran kertas yang berisi 350 soal Berbahasa Inggris. Setengah ingin tahu, Kalend memeriksa soal-soal itu dan kemudian meyakini dapat mengerjakannya lebih dari 60 persen.

Kalend menyanggupi permintaan itu dan mereka akhirnya terlibat proses belajar mengajar yang dilakukan di serambi masjid area pesantren. Pembelajarannya cukup singkat, dilakukan secara intensif selama lima hari saja.

“Tak disangka, sebulan kemudian mereka (dua mahasiswa) kembali dan mengabarkan telah lulus ujian.

Betapa bahagianya saya waktu itu, ” kata kakek yang saat ditemui tengah mengenakan sarung, atasan hem biru kotak-kotak serta peci hitam ini.

Keberhasilan dua mahasiswa itu tersebar di kalangan mahasiswa IAIN Surabaya dan banyak dari mereka akhirnya mengikuti jejak seniornya dengan belajar kepada Kalend.

Promosi dari mulut ke mulut pun akhirnya menjadi awal terbentuknya kelas pertama.

Sejak saat itu, pada 15 Juni 1977 di desa setempat, Kalend mendirikan lembaga kursus dengan nama Basic English Course (BEC) dengan enam siswa pada kelas perdana.

Para siswa tersebut terus dibina dan dididik tidak hanya kemampuan bahasa inggris, namun juga ilmu agama serta kecakapan akhlak.

Selama hampir sepuluh tahun Kalend berjuang sendirian untuk menghidupkan lembaga kursusnya itu dan dengan segala rintangannya dia berhasil melakukannya dengan baik.

Pada tahun 1990-an, banyak alumninya yang didorong untuk membuat lembaga kursus untuk menampung pelajar yang tidak mendapat kuota akibat membeludaknya pelajar di BEC.

“Saya mempunyai prinsip, jikalau kita berkarya, selain dapat dinikmati sendiri, karya itu juga tidak merugikan orang lain,” tutur kakek rendah hati ini.

Lambat laun lembaga kursusnya semakin bertambah jumlahnya. Namun demikian kesemuanya mampu berjalan seirama tanpa adanya kompetisi negatif.

Para pendiri lembaga kursus itu rata-rata mempunyai ikatan sejarah yang sama, yaitu sama-sama dari satu guru.

Eksistensi BEC hingga kini juga tetap terjaga. Bahkan di tahun 2011 lalu telah genap meluluskan alumni sebanyak 18.000 siswa dari berbagai penjuru nusantara. Dalam meluluskan siswa, BEC dikenal sangat ketat.

 

Rute Menuju Kampung Inggris

Ada beberapa alternatif untuk menuju Kampung Inggris Pare, Kediri

Rute Menuju Kampung Inggris

Hay guys, buat kamu yang pingin ke Kampung Inggris pare kediri, berikut ini kita akan kasih info seputar Rute Menuju Ke Kampung Inggris Pare Kediri yang bisa kamu pilih.
Sebelumnya kita mau kasih informasi dulu, Bahwa Kampung Inggris ini terletak di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di kecamatan Pare, Tepat nya di seputaran desa Tulung Rejo.
Ada beberapa alternatif sarana transportasi yang bisa kamu pilih untuk bisa sampai disini. Bisa dengan menggunakan Bis, Kereta, atau Pesawat Terbang. Tapi, sarana transportasi yang paling populer digunakan oleh para member yang hendak ke Kampung Inggris adalah kereta api dan pesawat. Oke, simak informasi nya berikut ini.

1. Menggunakan Kereta Api

Jika kamu memilih kereta api sebagai sarana transportasi kamu untuk menuju Kampung Inggris, Dari manapun asal kota kamu, silahkan cari tiket kereta Api yang menuju ke stasiun KEDIRI. Terserah mau dapat jadwal kereta jam berapapun, tidak jadi masalah. Yang penting tujuan pemberhentian kamu adalah STASIUN KEDIRI.

Setelah kamu sampai di Stasiun Kediri, silahkan lanjutkan dengan mencari sarana transportasi berikutnya untuk menuju ke Kampung Inggris. Jarak stasiun kereta api kediri ke Kampung Inggris masih sekitar 30-45 menit lagi.
Pilihan pertama adalah OJEK yang banyak mangkal di stasiun, yang biasa nya sesaat setelah kamu keluar stasiun, mereka akan berbondong-bondong untuk menawarkan jasa mengantarkan kamu ke Kampung Inggris. Karena rata-rata para tukang ojek disana sudah sangat tahu tentang Kampung Inggris. Harga Ojek dari stasiun ke Kampung Inggris berkisar Rp.50.000 – Rp.80.000, silahkan tawar menawar saja. Ojek ini mangkal hampir 24 jam ada di stasiun. Jadi jam berapapun kamu sampai di Stasiun Kediri, mereka akan siap mengantarkan.
Pilihan kedua adalah Naik Angkot. Kalau kamu pilih naik angkot, silahkan kamu bisa naik becak dulu ke tempat angkot-angkot biasa “stand by” lewat. Tempatnya berjarak sekitar 10 menit naik becak dari stasiun kediri. Ongkos becak Rp.10.000- Rp.20.000, silahkan tawar menawar harga dulu sebelum naik becak. Kemudian, setelah sampai di tempat angkot lewat, silahkan tunggu angkot yang lewat. Di angkot biasanya tertera huruf “P” di kaca depan nya. Itu adalah jurusan ke Pare. Setelah naik, silahkan minta bapak angkot nya mengantarkan kamu ke Interpeace Kampung Inggris. Jalan. Anyelir No.47-A Pare, Kediri. atau bisa Menggunakan Paket penjemputan dari Interpeace Travel
untuk mendaftar klik disini
Kampung inggris

2. Menggunakan Pesawat

Dari manapun kamu berasal, silahkan cari pesawat yang turun di Bandara Juanda Surabaya. Setelah itu, untuk bisa sampai ke Kampung Inggris, kamu bisa menggunakan jasa travel yang banyak menyediakan jasa antar jemput bandara Juanda Surabaya ke Kampung Inggris. Nah, sebaiknya kamu melakukan pemesanan travel ini satu hari sebelum kamu berangkat ke Bandar Juanda Surabaya. Jadi supaya begitu kamu sampai bandara, tidak perlu menunggu waktu lama untuk dijemput sang travel.
Info tentang travel-travel yang menyediakan layanan antar jemput bandara ke Kampung Inggris, silahkan cari info nya di google, ketik dengan menggunakan kata kunci “Travel dari Juanda ke Kampung Inggris”. Akan ada banyak informasi travel disana yang bisa kamu hubungi.
untuk lebih aman lagi bisa booking penjemputan dari kami klik disini.
Kampung Inggris Tuban
Kampung Inggris Pare
Kampung Inggris Lamongan
Kampung Inggris Kebumen
Kampung Inggris Madura
Kampung Inggris Jakarta
Kampung Inggris Depok

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

KLINIK PRO SPEAKING
kampung-inggris-daftar-sekarang kampung-inggris-confirmasi-pendaftaran kampung-Liburan-mahasiswa kampung-inggris-liburan-sekolah-2018 kampung-inggris-beasiswa kampung-inggris-ramadhan kampunginggris winget Save kampung-inggris-paket-2minggu kampung-inggris-paket- 1 bulan kampung-inggris-paket 2 bulan kampung-inggris-paket-3bulan kampung-inggris-calender-akademik